Ciri-Ciri Hardisk Eksternal Error Rusak dan Bermasalah

Hardisk merupakan salah satu perangkat penting bagi beberapa jenis profesi tertentu. Media penyimpanan ini umumnya digunakan untuk menyimpan file-file penting seperti file dokumen, gambar, video, dan sebagainya.


Karena itu, apabila hardisk mengalami kerusakan, sang pemilik umumnya akan merasa sangat rugi karena mungkin saja file yang ada di dalam hardisk eksternal tersebut terkena dampaknya.


Untuk itu hardisk eksternal perlu dirawat, untuk merawatnya bisa mengikuti: cara merawat hardisk eksternal agar tahan lama.


Lalu, apa saja ciri-ciri hardisk eksternal mulai rusak sehingga Anda bisa mengetahuinya lebih awal?

Beberapa Tanda Hardisk Eksternal Mulai Rusak


Ada beberapa hal yang bisa menjadi tanda bahwa hardisk eksternal telah mulai rusak.


Sebenarnya hampir sama dengan: Tanda dan ciri ciri hardisk mulai rusak pada laptop dan komputer.


Namun ada beberapa beberapa hal yang harus diperhatikan pada Hardisk eksternal, berikut ini beberpa hal tersebut:

Terjadi berulang-ulang blink pada lampu LED hardisk


Ciri-ciri hardisk eksternal mulai rusak yang pertama dalam bahasan kali ini adalah terjadi blink berulang-ulang pada lampu LED hardisk eksternal. Masalah ini bisa dibarengi dengan proses loading yang lama.


Ciri yang pertama ini bisa Anda ketahui khususnya ketika setup OS baru. Lalu, mengapa masalah blinking ini bisa muncul.


Masalah tersebut berkaitan dengan spindle dalam komponen HDD yang tidak bisa membaca suatu data yang rusak.


Agar terhindar dari masalah yang bisa diakibatkan oleh software ini, Anda bisa mencoba fitur disk defragmenter serta mengupdate hardisk dengan versi yang baru.

Muncul kode error dari komputer ketika mengakses 


Ciri berikutnya adalah munculnya kode error dari komputer ketika hardisk tersambung dengan computer. Kode error bisa muncul ketika hardisk eksternal mengalami overheat atau kesalahan booting.


Masalah tersebut biasanya akan memunculkan perintah untuk restart. Jika suatu kali hardisk mengalami hal seperti ini, Anda bisa melakukan recovery file atau perbaikan FW.

Kegagalan dalam proses formatting


Kegagalan proses formatting juga bisa menjadi pertanda rusaknya hardisk. Kegagalan proses formatting sendiri bisa ditandai dengan munculnya jendela yang memberitahukan kegagalan proses formatting.


Proses format yang gagal juga bisa ditandai dengan tidak berubahnya ukuran file setelah selesai memformat.


Apabila suatu kali ciri-ciri hardisk eksternal mulai rusak yang satu ini terjadi, Anda bisa melakukan defragment. Untuk pencegahan, Anda juga bisa melakukan defragment setidaknya sekali dalam sebulan.

Terjadi kode-kode aneh pada awal startup



Ciri-ciri lainnya yang juga menandakan bahwa hardisk mulai rusak adalah adanya kode-kode aneh yang muncul pada awal startup.


Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kode-kode aneh tersebut muncul seperti ketidakmampuan booting dan ketidakmampuan self check.


Masalah yang satu ini memang jarang terjadi. Namun, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengetahui lebih awal terkait tanda-tanda ini.


Apabila hardisk eksternal Anda mengalami masalah ini, silakan meminta orang yang ahli untuk memaintenance hardisk eksternal tersebut. Sementara itu, Anda bisa masuk ke settingan BIOS untuk booting melalui komputer.

Error ketika membaca atau mengcopy file


Ciri kerusakan hardisk eksternal juga bisa diketahui dengan adanya error ketika akan melakukan reading atau copying file. Ciri yang satu ini sendiri bisa disebabkan oleh cache pada hardisk maupun gangguan pada kabel SATA/IDE.


Agar terhindar dari masalah seperti ini, Anda bisa mencoba beberapa langkah antisipasi. Pertama adalah dengan disk defragment jika terjadi masalah cache.


Kedua, coba lakukan reparasi ke teknisi ahli. Jika masalah kemungkinan disebabkan oleh kabel SATA/IDE, Anda bisa mencabut kabel tersebut dan memindahkannya ke slot lain.

Mudah terjadi overheat pada hardisk


Salah satu ciri-ciri hardisk eksternal mulai rusak yang juga bisa diketahui adalah terjadinya overheat pada hardisk eksternal tersebut.


Salah satu kerusakan akibat hardware ini bisa diantisipasi dengan selalu mengecek keadaan hardisk. Selain itu, perhatikan pula apabila hardisk dipaksakan untuk bekerja keras.

Terjadi blue screen dan proses lambat setelah proses formatting



Jika terjadi blue screen setelah melakukan proses formatting, maka ada kemungkinan bahwa hardisk eksternal mulai rusak.


Hal ini memang bisa diatasi dengan restart. Namun, terkadang blue screen bisa muncul kembali. Karena itu, Anda bisa mencegahnya dengan membatasi penggunaan hardisk. Apabila terus muncul, Anda perlu membawanya ke teknisi komputer.


Apakah bisa memperbaiki Hadisk eksternal yang rusak?

Ada berbagai macam kerusakan pada Hardisk Eksternal, namun yang sering umum ditemui ada dua error yakni, Hardisk Eksternal berubah menjadi raw dan hardisk eksternal tidak bisa di eject.


Untuk yang pertama bisa mengikuti: Cara memperbaiki hardisk eksternal error berubah menjadi RAW.


Sedangkan yang kedua bisa mengikuti: Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal tidak terbaca dan minta format.


Demikian informasi mengenai ciri-ciri hardisk eksternal mulai rusak yang bisa Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan dalam menggunakan hardisk yang baik.


Bagaimana menurut Anda terkait beberapa ciri di atas?


Share this with short URL: Get Short URL
loading short url